Pentingnya Mengecek Fasilitas Sekolah Pilot

Selain mengetahui jumlah dan siapa saja instruktur yang ada di sekolah pilot, calon kadet juga disarankan untuk mengecek fasilitas sekolah dengan detail. Ini berarti bahwa mereka akan mengetahui pesawat latih apa saja yang digunakan, seperti apa asrama dan fasilitas pelengkapnya, bagaimana status kepemilikan bandar udara yang akan digunakan untuk latihan dan bagaimana kualitas serta kuantitas simulator yang digunakan. Sayangnya, kebayakan calon kadet tidak melakukan hal ini karena mereka memilih pilot course berdasarkan rekomendasi beberapa orang, ikut pilihan teman, atau kepopuleran sekolah itu sendiri. Pada akhirnya, mereka menyesal dengan pilihan yang sudah mereka ambil dan harus menanggung resikonya sendiri.

Btw, apakah Anda tertarik untuk melanjutkan studi Anda setelah lulus SMA di sekolah penerbangan? Jika iya, pastikan untuk tidak asal pilih dan ingat untuk mengecek fasilitas apa saja yang disedikan di flight training agar tidak menyesal nantinya. Perlu diketahui bahwa dengan melakukan hal ini, ada sejumlah manfaat yang bisa didapatkan, seperti:

Mengetahui kualitas sekolah pilot

Salah satu cara untuk mengetahui seberapa bagus kualitas sekolah pilot adalah dengan mengetahui fasilitas yang ada di sekolah tersebut. Pada umumnya, sekolah yang berkualitas akan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, baik dari pesawat latih, bandara, asrama, simulator, dan fasilitas pendukung lainnya. Sebaliknya, flight school yang kurang berkualitas biasanya minim fasilitas. Ini berarti bahwa mereka punya semua fasilitas tapi jumlahnya sedikit atau dapat menghambat proses belajar dan pelatihan para kadet. Sebagai contoh, sekolah pilot yang mempunyai 100 kadet dengan pesawat latih yang hanya 5 unit atau bandara yang dipakai oleh penerbangan komersial dengan jam terbang yang pada setiap hari. Kondisi ini membuat kadet harus mengantri untuk waktu yang lama bila ingin menerbangan pesawat.

Memastikan kelancaran dan kenyamanan selama tinggal di asrama dan belajar di sana

Dengan fasilitas yang memadai, para kadet akan merasa nyaman selama tinggal di asrama dan mereka pun akan menikmati masa pembelajaran dan pelatihan di sana dengan lancar. Berbeda halnya bila sekolah hanya memiliki fasilitas minim yang mana kondisi ini dapat menghambat kemampuan dan wawasan kadet dan membuat mereka menjadi tidak nyaman. Untuk itu, di mana pun sekolah pilot yang ingin dituju, cek dengan benar kelengkapan fasilitas yang ada di sana, jangan sampai Anda nantinya tidak nyaman dan tidak bisa belajar dan berlatih dengan maksimal. Misalnya, jika Anda memilih pilot school di Filipina, jangan pilih sekolah karena ketenarannya saja. Anda harus cek fasilitasnya juga. Anyway, salah satu sekolah penerbangan di sana yang direkomendasikan untuk Anda adalah Royhle Flight Academy Filipina.

Membantu memperkirakan waktu kelulusan

Apabila Anda membaca artikel-artikel terkait tentang pilot course, Anda pasti tahu bahwa waktu kelulusan di setiap sekolah pilot berbeda-beda. Ada yang menjamin siswa/i-nya lulus dalam waktu 11 bulan, 12 bulan, 18 bulan, dan lain sebagainya. Tahukah Anda mengapa hal ini bisa terjadi? Memang ada banyak faktor yang menyebabkannya dan salah satunya adalah ketersediaan fasilitas di sekolah itu sendiri. Apabila fasilitasnya minim dan muridnya banyak, kemungkinan besar waktu kelulusan terbilang cukup lama. Sebaliknya, bila jumlah kadet dan fasilitas yang ada ideal, kelulusan bisa terjadi dalam kurun waktu hanya 1 tahun saja. Untuk itu, selain mengecek cek kualitas instruktur, total jam terbang rill yang dimiliki kadet, lamanya waktu maintenance pesawat, dan faktor lainnya, cek juga fasilitas yang ada di sekolah pilot agar bisa memperkirakan waktu kelulusan Anda.

Kiat Mendapatkan Pinjaman di Bank untuk Masuk Sekolah Pilot

Dana sering kali menjadi hambatan sebagian orang untuk masuk sekolah pilot. Bagaimana tidak? Biaya pendidikan yang ditawarkan rata-rata sekolah pilot mencapai ratusan juta Rupiah. Tak terkecuali sekolah pilot negeri karena digadang-gadang subdisinya telah dicabut oleh pemerintah. Kendatipun demikian, Anda masih bisa menyiasatinya dengan memanfaatkan pinjaman bank. Beberapa sekolah pilot nyatanya telah memiliki kerjasama dengan pihak bank agar bisa memberikan layanan ini kepada calon cadet yang punya keinginan kuat untuk jadi pilot serta memenuhi syarat cadet. Akan tetapi, mendapatkan pinjaman di bank sebagai modal masuk sekolah pilot tentu tidak mudah. Maka dari itu, diberikan kiat-kiat berikut agar proses pinjaman di bank berjalan lancar:

Punya agunan yang menjanjikan

Pihak bank tidak dengan begitu saja memberikan pinjaman kepada nasabah, apalagi dalam jumlah yang sangat besar. Mendapatkan pinjaman untuk masuk sekolah pilot yang identik dengan biaya besar tentu saja pihak bank bakal mensyaratkan Anda dengan agunan yang menjanjikan (tergolong dalam kriteria mahal) seperti sertifikat rumah, tanah, atau properti lainnya. Rata-rata pihak bank akan menawarkan pinjaman sekitar 70 sampai dengan 80 persen dari nilai agunan tersebut (nilai ini bakal diperkirakan oleh pihak bank melalui pendekatan harga pasar dan pendekatan biaya). Jika sewaktu-waktu tidak dapat membayar pinjaman dalam jangka waktu yang telah ditetapkan, agunan ini akan disita oleh pihak bank. Kalau tidak bisa memenuhi syarat dari sisi agunan, pengajuan pinjaman bisa saja ditolak atau bisa juga hanya sekian persen dari total pinjaman yang diajukan.

Miliki NPWP

Sebagai WNI yang baik, Anda harus taat dengan peraturan yang ada salah satunya adalah dengan membayar pajak. Lebih dari sekedar memberikan kontribusi pada pembangunan negara, pajak yang telah Anda sampaikan pada Kantor Pelayanan Pajak yang membuat Anda mendapatkan NPWP bakal sangat penting saat akan melakukan pinjaman dana dari pihak bank selain berguna untuk membuat rekening koran, SIUP, dan Paspor. Apalagi jumlah pinjaman yang bakal Anda ajukan pada pihak bank lebih dari 100 juta Rupiah mengingat untuk pembayaran biaya sekolah pilot, NPWP jadi syarat utama yang harus dipenuhi. NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak, sudahkah Anda memilikinya? Kalau belum buat NPWP, segera buat di Kantor Pelayanan Pajak dengan memenuhi syarat-syarat berikut:

  • Mengisi formulir pendaftaran NPWP yang harus diisi lengkap dan kondisi sebenarnya.
  • Melengkapi fotokopi KTP, Paspor, KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas)/KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap) untuk WNA.

Keluar dari blacklist BI

Untuk mengetahui track record kredit, bisa lakukan kunjungan ke bank yang memberikan pembiayaan kredit atau bisa juga langsung mengunjungi situs resmi Bank Indonesia.

Kalau sudah masuk ke dalam blacklist BI, alamat segala pinjaman ke berbagai bank tidak bakal didapatkan. Hal ini lantaran segala aktivitas yang dilakukan oleh bank perlu persetujuan BI, termasuk dalam hal pemberian pinjaman kepada nasabah. Penyebab dari hal ini bisa karena melulu telat membayar kredit atau bahkan sampai tidak membayar kredit. Lantas, apa yang bisa dilakukan kalau sudah terlanjur masuk blacklist BI? Anda harus berusaha keluar dahulu sebelum melakukan pinjaman ke bank swasta atau pemerintah. Caranya? Lunasi semua kredit yang pernah tidak dibayar atau menunggak sebelumnya. Dengan begitu, data Anda pada SID (Sistem Informasi Debitur) sebagai debitur yang menunggak telah berganti. Pengajuan pinjaman untuk biaya sekolah pilot pun bisa diajukan pada bank.

5 Fasilitas Sekolah Pilot yang Harus Dipertimbangkan

Dalam memilih sekolah pilot selain reputasi dan biaya, fasilitas juga menjadi salah satu hal penting yang patut dipertimbangkan dengan baik. Fasilitas sangat mendukung agar para cadet bisa memperoleh kenyamanan dalam menempuh pendidikan dan supaya potensi menerbangkan pesawat bisa maksimal yang mana nantinya dapat diterima bekerja di maskapai penerbangan. Berbicara mengenai fasilitas, berikut empat macam fasilitas yang sebaiknya dipertimbangkan dalam memilih sekolah pilot:

Asrama

Tempat tinggal yang bersih dan nyaman tentu dapat memberikan kepuasan dalam menempatinya. Secara umum, para cadet pilot akan tinggal di asrama sekolah. Asrama untuk cadet pilot laki-laki dan perempuan akan dipisahkan. Adapun fasilitas asrama yang nyaman dengan kriteria sebagai berikut; satu kamar tidur khusus untuk satu orang, tersedia tempat tidur, lemari, meja belajar, kursi, ruangannya menggunakan AC, dan gratis akses internet yang tentunya sangat membantu dalam berkomunikasi dengan seseorang yang lokasinya jauh seperti keluarga. Perlu diketahui bahwa, asrama merupakan salah satu fasilitas yang benar-benar harus dipertimbangkan dengan baik. Mengingat karakter setiap orang berbeda-beda apalagi beda suku dan budaya, tentu menjadi suatu upaya untuk menghindari konflik yang tidak diinginkan.

Ruang belajar

Ruang belajar juga sama halnya dengan asrama. Ruang belajar yang mendukung seperti kebersihannya terjaga dan fasilitas belajar cukup serta dilengkapi AC tentu akan memberi kenyamanan dan kesenangan dalam belajar baik itu ruang jelas, perpustakaan, ataupun laboratorium. Contohnya perpustakaan, jika ruang tersebut bersih dan lengkap dengan buku-buku yang diperlukan tentu bisa merasa nyaman untuk selalu mengunjunginya sehingga ilmu pengetahuan yang diperoleh juga bisa maksimal. Sementara sebaliknya, jika ruang kelas kotor dan kondisinya panas, pasti suasana belajar tidak akan nyaman bukan tidak mungkin hanya akan merasa rugi dengan jumlah bayaran yang mahal tapi kenyamanan dalam belajar tidak didapatkan.

Simulator

Simulator ialah alat simulasi terbang dengan sistem yang sangat sanggih di mana para cadet dapat merasakan terbang dengan sesungguhnya. Simulator sangat berperan penting dalam melatih mental para cadet sebelum terbang dengan sebenarnya. Dengan demikian, mental para cadet dapat terasah dan tidak terkejut ketika melakukan latihan terbang sebetulnya. Ingat, bila mental seseorang belum terkontrol dengan baik karena masih takut akan ketinggian, bukan tidak mungkin hasil jam terbang yang didapat tidak maksimal atau minim sehingga sulit untuk memperoleh lisensi seperti yang diharapkan. Itulah sebabnya, simulator menjadi salah satu fasilitas yang sebaiknya dipertimbangkan dengan matang-matang tidak lain dan tidak bukan adalah supaya para cadet bisa mendapat gambaran dalam penerbangan dan tidak terkejut ketika menerbangkan pesawat pada kenyataannya.

Bandara dan pesawat latih

Fasilitas yang juga tidak kalah penting untuk dipertimbangkan secara masak-masak adalah bandara dan pesawat latih. Kedua fasilitas tersebut sangat memungkinkan agar para cadet menjadi seorang pilot yang handal. Pesawat latih (aircraft) yang memadai paling tidak rasio pesawat dan cadet misalnya 1:5, akan sangat mendukung supaya para cadet bisa memperoleh kesempatan terbang dengan baik (tidak perlu ngantri untuk latihan). Begitu juga dengan bandara latih (airport), tentu akan sangat memungkinkan para cadet bisa berlatih dalam waktu yang lebih efektif. Sebaliknya jika sekolah hanya memanfaatkan bandara terbang pada umumnya sebagai tempat latihan, tentu membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menjangkau lokasi sehingga selain menghabiskan biaya transportasi yang lebih maksimal hal ini juga bisa membuat para cadet lambat lulus sekolah.

Fasilitas dikatakan termasuk salah satu hal yang perlu dipertimbangkan secara masak-masak dalam memilih sekolah pilot yang tepat. Tentu saja, dengan fasilitas yang mendukung para cadet agar bisa memiliki kemampuan yang tinggi ketika lulus dari sekolah pilot dan memperoleh peluang karir seperti yang diharapkan.

Seputar Batch Sekolah Pilot

Batch Sekolah PilotSekolah pilot merupakan sekolah yang diperuntukkan bagi mereka dengan cita-cita jadi penakluk “burung besi” atau pilot, instruktur penerbangan, aircraft marshaller atau petugas parkir pesawat, ATC (Air Traffic Controller) atau pemandu lalu lintas udara, dan profesi lainnya di dalam dunia penerbangan udara. Untuk bisa sekolah pilot, salah satu syaratnya adalah minimal berusia 17 tahun & maksimal 35 tahun. Artinya, kamu harus lulus sekolah setingkat SMA (lulus kuliah juga boleh). Bagaimana kalau telah menikah? Kalau masih di bawah 35 tahun, tidak masalah. Asalkan tidak punya penyakit jantung, penyakit ayan (epilepsi), dan tidak buta warna.

Tak kalah penting harus punya dana yang jumlahnya cukup fantastis. Untuk pendaftaran menyiapkan lebih kurang 10 jutaan (biasanya sudah termasuk MedEx, TOEIC, dan psikotes). Untuk biaya pendidikannya lebih kurang 600 jutaan (biasanya bisa dicicil, berapa kalinya tergantung dari masing-masing sekolah). Bicara mengenai sekolah pilot, ada istilah batch atau angkatan. Lebih dekat dengan batch di sekolah pilot yuk!

  • Dibuka 2 sampai 3 kali dalam setahun. Dalam satu tahun, pihak sekolah pilot umumnya membuka 2 sampai 3 kali batch (meski pendaftarannya online atau langsung ke sekolah pilot yang diinginkan dibuka setiap saat). Untuk itu, jangan pernah merasa telat masuk sekolah pilot karena 2 atau 3 bulan ke depan bakal ada penerimaan cadet untuk batch berikutnya pada tahun yang sama.
  • Dibedakan atas 2 jenis. Batch dalam sekolah pilot dapat dibedakan atas 2 jenis. Pertama, batch independent. Maksudnya adalah kamu yang masuk dalam batch ini bisa bebas apply pekerjaan ke maskapai penerbangan manapun dalam negeri atau luar negeri. Kedua, batch Garuda, Air Asia, atau maskapai penerbangan lainnya. Maksudnya, pas lulus bisa langsung mendaftar ke Garuda, Air Asia, atau maskapai penerbangan karena sekolah pilot ada kerjasama. Meski begitu, tetap mengikuti prosedur dari maskapai penerbangan yakni mengikuti tes. Di sisi lain, saingannya terutama batch Garuda cukup ketat persaingannya.
  • Ada jatah cadet per batch. Untuk setiap batch, ada jatah dari pihak sekolah. Masing-masing sekolah umumnya berbeda. Misalnya saja BIFA jatah per batch adalah 25 siswa, Aero cuma 15 orang per batch, Flybest sekitar 20 orang, dsb. Pada dasarnya, baik memilih yang angkatan sedikit sehingga belajarnya lebih efektif. Jika jatah per batch cukup banyak, tapi perbandingan dengan pesawat latih & instruktur penerbangan adalah 1 pesawat latih untuk 5 cadet serta 2 instruktur penerbangan untuk 5 siswa tidak masalah, ini justru memenuhi standar penerbangan internasional.
  • Rata-rata ada kenaikan biaya per batch. Pada dasarnya, lebih cepat masuk sekolah pilot jauh lebih baik. Mengapa? Rata-rata ada kenaikan biaya pendidikan per batch. Untuk kenaikannya sendiri cukup signifikan yakni antara 50 sampai 70 juta per batch-nya. Wow, lumayan bukan? By the way, kalau kamu ingin memasukkan anak ke sekolah pilot sedangkan usia anak saat ini belum mencukupi, sebaiknya persiapkan dana pendidikan sekolah pilot sedini mungkin. Jangan lupa akumulasikan juga kenaikan per batch sekaligus inflasi tiap tahun ya 😀 Sekedar tips, perencanaan keuangan yang bisa dipilih bisa deposito (tabungan berjangka dengan modal awal minimal 10 juta), emas batangan (investasi dengan karakter tidak mudah tergerus laju inflasi, dilihat dari nilai jualnya yang cukup stabil, atau reksadana (investasi yang bisa dimulai dengan 100 ribu rupiah saja yang diberikan pada Manajer Investasi).